Cek Mitos Kandungan Vitamin C Untuk Kulit

0
66

KEMAYU – Vitamin C adalah salah satu kandungan aktif pada yang banyak digunakan dalam produk skincare, misalanya sabun wajah, toner, serum, pelembab, dll. Vitamin ini biasanya digunakan manfaatnya  untuk mencerahkan wajah, memudarkan flek hitam, mengatasi hiperpigmentasi, dan meningkatkan produksi kolagen di kulit wajah.

Sayangnya, ada beberapa mitos tentang kandungan vitamin C dalam skincare yang harus diperhatikan.

Yuk, kita simak mitos-mitos lainnya terkait kandungan vitamin C pada kandungan skincare yang sudah dirangkum Kemayu.net dari berbagai sumber untuk sobat ayu.

1. Vitamin C bisa Membuat Kulit Menggelap

Beberapa orang menganggap penggunaan vitamin C bisa menyebabkan kulit berubah menjadi gelap. Menurut C. Tiffany Masterson, pendiri dari brand skincare Drunk Elephant menjelaskan bahwa pernyataan tersebut tidak akurat sama sekali.

Melansir dari laman Hello Giggles, vitamin C terutama ascorbic acid memiliki efek yang baik pada warna kulit yang tidak merata atau menggelap. Ascorbic acid bekerja mengurangi bintik hitam di wajah dan mengurangi peradangan pada kulit wajah yang memerah.

Jika dalam pemakaian skincare dengan kandungan vitamin C membuat kulit menjadi gelap, ada kemungkinan produk tersebut mengalami oksidasi karena penyimpanan yang kurang tepat atau terlalu terpapar sinar matahari dalam jangka waktu yang lama.

2. Vitamin C tidak Cocok untuk Kulit Sensitif

foto www.healthline.com

Kulit wajah yang sensitif memang memerlukan perawatan yang lebih hati-hati, terutama dalam memilih kandungan skincare yang akan digunakan. Mitos mengatakan bahwa vitamin C tidak cocok digunakan untuk kulit yang sensitif karena terlalu keras.

Faktanya, vitamin C merupakan kandungan yang bisa digunakan untuk segala jenis kulit wajah. Kuncinya adalah menemukan jenis vitamin C yang cocok untuk kulit wajah. Melansir dari laman Vogue, untuk kulit wajah yang sensitif pilihlah produk yang less-acidic.

Niketa Sonavane, dokter kulit di India menjelaskan, “L-ascorbic acid biasanya memiliki pH yang rendah dan aman digunakan untuk segala jenis kulit, termasuk yang sensitif dibandingkan dengan turunan lainnya.”

3. Vitamin C dengan Persentase Tinggi Lebih Efisien

Vitamin C dengan persentase yang tinggi dipercaya lebih efektif dan efisien bekerja di kulit wajah. Tapi, nyatanya tidak semua kulit wajah bisa menerima vitamin C dengan persentase yang tinggi, terutama kulit yang sensitif.

Melansir dari laman Byrdie, formula yang mengandung persentase vitamin C tinggi, tapi tidak diformulasikan dengan benar, tidak lebih efektif dibandingkan formula yang mengandung persentase kecil.

Tidak semua yang lebih tinggi memiliki hasil yang lebih baik, terlalu banyak kandungan vitamin C juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

foto www.allure.com

Vitamin C dengan persentase yang tinggi dipercaya lebih efektif dan efisien bekerja di kulit wajah. Tapi, nyatanya tidak semua kulit wajah bisa menerima vitamin C dengan persentase yang tinggi, terutama kulit yang sensitif.

Melansir dari laman Byrdie, formula yang mengandung persentase vitamin C tinggi, tapi tidak diformulasikan dengan benar, tidak lebih efektif dibandingkan formula yang mengandung persentase kecil.

Tidak semua yang lebih tinggi memiliki hasil yang lebih baik, terlalu banyak kandungan vitamin C juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

4. Vitamin C Membuat Kulit Sensitif dengan Sinar Matahari

foto www.whoismocca.com

Vitamin C adalah bentuk alami dari kandungan asam atau acid yang dipercaya bisa membuat kulit menjadi sensitif terhadap sinar matahari atau bisa mengeksfoliasi kulit. Oleh karena itu, banyak orang yang menggunakan vitamin C hanya di malam hari saja.

Seperti yang dilansir dari laman Kiehls menggunakan vitamin C di pagi hari dan sunscreen setelahnya bisa melindungi kulit wajah dari radikal bebas yang bisa merusak kulit dan meningkatkan perlindungan kulit dari paparan sinar uv matahari.

5. Vitamin C tidak bisa digabungkan dengan Kandungan Eksfoliasi

Melansir dari laman Self, penggunaan vitamin C dengan retinol sebenarnya bisa saja, namun harus berhati-hati. Kedua kandungan tersebut akan bekerja lebih baik jika digunakan terpisah, seperti vitamin C di pagi hari dan retinol di malam hari.

Jika menggunakan vitamin C dan retinol bersamaan, kandungan tersebut tidak akan bekerja dengan maksimal dan bisa menyebabkan iritasi pada kulit wajah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here